Kamis, 16 September 2010

= HACHIJO - Daiko ; pertunjukan & workshop

HACHIJO - Daiko ; pertunjukan & workshop

Time
September 22 at 10:00am - September 28 at 10:00pm

LocationBanyumas & Surakarta
Created By
More Info
Hachijo-Daiko
Pertunjukan dan Workshop Kendhang Japang
(Indonesia Friendship Culture 2010)

Terbuka untuk UMUM. GRATIS
22 September 2010 : Workshop do SMKN 3 Banyumas & Pendopo
Duplikat Sipanji
23 September 2010 : Pendopo Kabupaten Banyumas
26 September 2010 : "NemLikuran" di Pendopo SMKN 8 Surakarta
(SMKI Surakarta)
28 September 2010 : "Bukan Musik Biasa" di Pendopo Wisma Seni
TBJT-Surakarta

ALAMAT
Pendopo Duplikat Sipanji : Jl. Duplikat Sipanji no. 1 BANYUMAS
SMKN 3 Banyumas : Jl. Gatit Soebroto no. 1 BANYUMAS
SMKN 8 Surakarta : Jl. Sangihe kepatian Wetan SURAKARTA
Wisma Seni TBJT Surakarta : Jl.Ir.Sutami 57 JEBRES- SURAKARTA

Info : Rianto (0813-938-00091)

PROFILE
HACHIJO-Daiko
adalah kesenian kendang tua yang dikenal sejak jaman Edo (sekitar 200 tahun lalu). Kesenian ini nyaris punah dan di-revitalisasikan oleh beberapa tokoh di Jepang. Sejak tahun 1982 mereka mulai berpentas di beberapa kesempatan seperti pada upacara-upacara di kuil, pesta Taiko, Shinjuku Asia Fiesta dll., Tahun 2002 mereka mendirikan HACHIJO-Daiko dengan anggota tetap sekitar 20 orang.

CAST
HACHIJO-Daiko : Shido Mizuho, Isoko Mizuno, Fumi Sakugi, Yosuke Arai, Misato Okuyama.
Lecture Kendang : Megumi Ochi
Afro BRAZILIAN : Natsuki Hayashi (RUA*LUA dance company)
Tari kontemporer : Keiko Nakano
Dewandaru Dance Company : Riantp, Mirai Kawashima, Eri Yasutani, Yoko Sakamoto, Hayano, Karina Kanazawa,Rumiko, Yuka Yamamoto, Ayumi Funayama, Shinko Mochida

Acara ini diproduksi dan diselenggarakan oleh : Dewandaru Dance Company
Didukung oleh : the Japan Foundation dan lembaga pemerintah Indonesialainnya.

= Ubud Writers & Readers Festival

http://ubudwritersfestival.com/content/about-uwrf

About The UWRF

The 2010 Citbank - Ubud Writers & Readers Festival theme is ‘Bhinneka Tunggal Ika : Harmony in Diversity’, the Indonesian national motto originating from the Sutasoma, an ancient Javanese text which advocates respect between all people, across religious, ethnic and social divides. From October 6 - 10, the brightest global writers will come together to debate the issues that divide and unite us, in a celebration of stories and voices.

We will welcome writers from China, Malta, Djibouti, Palestine, Israel, Lebanon, India, Pakistan, Sri Lanka, Burma, Vietnam, Malaysia, Singapore, France, Bosnia, Turkey, South Africa, Australia, the UK, Ireland, the US and Canada, and from across the Indonesian archipelago.

The Citbank - Ubud Writers & Readers Festival is the major project of the not-for-profit foundation, the Yayasan Mudra Swari Saraswati. It was first conceived of by Janet De Neefe, co-founder of the Foundation, as a healing project in response to the first Bali bombing, with the first event held in 2004.

The Citibank - Ubud Writers & Readers Festival mission is to create a world class literary event that brings together diverse Indonesian and international voices for dialogue and exchange in order to:

share stories, ideas and their craft in the spirit of cross-cultural understanding;
foster greater international awareness and understanding of Indonesian literary cultures;
create opportunities for Indonesian writers to present their work to a global audience; and
expose Indonesian audiences to the work of international writers.

Sabtu, 21 Agustus 2010

>> Twitter 2

https://twitter.com/indonewspapers

indonesiannewspapers@gmail.com

= Friendfeed

http://friendfeed.com/indonesiannewspapers

indonesiannewspapers@hotmail.com

Jumat, 20 Agustus 2010

= Pameran Kartun - "9th Kyoto International Cartoon Exhibition"


Pameran Kartun - "9th Kyoto International Cartoon Exhibition"

Time
August 27 at 10:00am - September 5 at 6:00pm

Location Bentara Budaya Jakarta
Jl. Palmerah Selatan 17
Jakarta, Indonesia
Created By
Bentara Budaya
More Info Dear All,

Bentara Budaya Jakarta, diakhir bulan agustus ini akan mengadakan Pameran Kartun dengan tema :

“9th Kyoto International Cartoon Exhibition”

Pameran : 27 Agustus – 5 September 2010 pukul 10.00 – 18.00 wib
di Bentara Budaya Jakarta
Jl. Palmerah Selatan 17 Jakarta
Telp. : (021) 5483008, 5490666 ext : 7910-7913

Sudah sering terdengar bahwa beberapa kartunis Indonesia berulangkali menjuarai berbagai kontes kartun dunia. Banyak juga dari mereka yang meraih tempat kedua, ketiga, atau paling tidak berhasil masuk ke dalam kategori terpilih untuk dipamerkan. Kini terbukti lagi bahwa seorang Indonesia mampu meraih hadiah utama di dalam kontes bergengsi yang diadakan oleh Kyoto International Cartoon Congress. Seniman ini adalah Jitet Koestono, langganan menang di berbagai festival antarbangsa. Karyanya yang meraih “gold prize” menjadi maskot pameran ini, yang sudah diselenggarakan di Kyoto, Jepang, bulan lalu dan kini disajikan di Jakarta. Ketua Juri, Yasuo Yoshitomi, memuji teknik drawing Koestono yang disebutnya “superior” dan mempunyai pandangan tajam layaknya jurnalis. Katanya, “Ia punya semangat muda yang sangat segar dan sungguh menjanjikan”.
Pameran kartun dari Kyoto ini tentu saja menjadi kabar gembira yang mengukuhkan posisi Indonesia di dalam pergaulan antarbangsa. Bentara Budaya merancangnya sejak tahun lalu tanpa benar-benar mengharapkan kejutan yang membahagiakan, mengingat persaingan yang umumnya sengit di ajang bergengsi. Karya-karya peserta pameran ini dengan jelas menunjukkan betapa ketat perbedaan mutu di antara mereka. Pemenang kedua, “silver prize”, adalah garapan Pawel Kuczynski dari Polandia. Seniman terkemuka dari Inggris yang dianggap paling senior di kalangan mereka, Martin Honeysett, meraih penghargaan khusus juri. Pameran ini menyajikan 187 karya para kartunis dari 33 negara. Dari jumlah itu –harap dicatat—16 buah kartun adalah ciptaan Indonesia. Tema kompetisi dan pameran kali ini, yang merupakan hajatan tahunan yang ke sembilan, adalah “What is the Best Way to Develop Our Planet?”. Berbagai pandangan, cita-cita, kritik, sentilan, atau sekadar komentar berhamburan lewat goresan tangan mereka. Tentu saja itu semua di dalam gaya kartun, yang menggelitik dan jenaka.

Kami tunggu kedatangannya. Trims.

Salam,
Bentara Budaya Jakarta

***********GRATIS*********

Art Paintings World Blog

http://www.facebook.com/home.php?#!/pages/Art-Paintings-World-Blog/140134312663549

Kamis, 19 Agustus 2010

>> Delicious

http://www.delicious.com/

indonesiannewspapers@yahoo.com